Sekalipun subkultur (subcultures) dapat dirunut kebelakang hingga pada kajian klasik para sosiolog Universitas Chicago pada 1930an mengenai geng-geng jalanan adalah Centre For Contemporary Cultural Studies (CCCS) di Universitas Birmingham-lah yang pada 1970an menjadi pelopor pendekatan yang melihat subkultural bukan sebagai permasalahan yang mesti dicarikan pemecahan. Subkultural sebaliknya adalah budaya perlawanan yang harus diberi tempat. Subkultural adalah gejala budaya dalam masyarakat industri maju yang umumnya terbentuk berdasarkan usia dan kelas. Secara simbolis ia diekpresikan dalam bentuk penciptaan gaya (styles) dan tidak semata merupakan penentang terhadap hegemoni atau jalan keluar bagi suatu ketegangan sosial.Sekalipun subkultur (subcultures) dapat dirunut kebelakang hingga pada kajian klasik para sosiolog Universitas Chicago pada 1930an mengenai geng-geng jalanan adalah Centre For Contemporary Cultural Studies (CCCS) di Universitas Birmingham-lah yang pada 1970an menjadi pelopor pendekatan yang melihat subkultural bukan sebagai permasalahan yang mesti dicarikan pemecahan. Subkultural sebaliknya adalah budaya perlawanan yang harus diberi tempat. Subkultural adalah gejala budaya dalam masyarakat industri maju yang umumnya terbentuk berdasarkan usia dan kelas. Secara simbolis ia diekpresikan dalam bentuk penciptaan gaya (styles) dan tidak semata merupakan penentang terhadap hegemoni atau jalan keluar bagi suatu ketegangan sosial.